Live In di Klaten
Pada hari Jumat, 7 Februari 2014, aku bersama siswa kelas 7 dan 8 juga sebagian guru pergi ke klaten dalam rangka "Live In". Pertama-tama, kami menaiki bus untuk sampai di stasiun Pasar Senen. Bus itu dingin sekali. Di perjalanan, aku melihat seorang supir tertidur di atas truk. Temanku, Aza memotretnya dan kami tertawa-tawa. Tak lama, akhirnya kita sampai di stasiun "pasar senen". Sampai di sana kita harus menunggu dahulu karena keretanya baru pergi jam 14.00. Sebelum naik ke kereta, kita diberi tahu nomor-nomor kursinya.
Ternyata, kereta tersebut penuh sekali! Kami sampai tidak bisa bergerak. Akhirnya kami duduk dulu di tempat lain. Setelah kereta berjalan, baru kami pindah ke tempat duduk yang benar. Aku malas untuk pindah tempat dan tetap di tempat itu hingga sampai di Klaten. Saat sampai di klaten, kita menaiki bis lagi agar sampai di dusun turus, desa ngaran, kecamatan pulonharjo Kabupaten klaten Jawa tengah tempat Live in.
Pembukaannya lama sekali, kita semua sampai terkantuk-kantuk. Nama orangtua asuhku adalah Pak Suparmo W. atau dipanggil pak Parmo. tempat tinggalku disana enak sekali. aku tinggal bersama Agnes, Putri dan Kak Karen. Makan di sana enak-enak. aku sangat betah tinggal di sana. karena Pak Parmo mempunyai sawah, kita sering pergi ke sawah. Kita juga menjual tas-tas karena disuruh Kak Devi. Pada hari minggu, kita semua pergi ke sekitar sawah untuk Lintas Alam. Di tengah jalan, ternyata turun hujan dan kami terpaksa kembali lagi ke rumah masing-masing.
Di hari Senin, Lintas Alam di lanjutkan. Sehabis itu, kita disuruh untuk siap-siap karena akan pergi untuk Studi Ekskursi. Ternyata kami pergi Studi Ekskursi dengan menaiki odong-odong! Sungguh pemandangan yang mengejutkan saat aku melihatnya di halaman masjid. Kita pergi ke banyak tempat dan akhirnya pergi ke sebuah tempat pemandian untuk makan siang lalu pulang lagi ke rumah masing-masing.
Di hari Rabu, kami pergi ke Pantai indrayanti dalam rangka Studi Budaya. pantai tersebut indah sekali, tetapi aku tidak boleh bermain air karena sakit. Lalu aku membeli kelapa dan makan siang. Lalu kita menaiki bus ke malioboro dan pasar Bringharjo. Disana kami banyak berbelanja. Lalu pergi ke tempat Bakpia pathok 25. Dan akhirnya kita pulang ke Dusun turus dengan barang bawaan yang banyak sekali.
Akhirnya hari Rabu datang dan kita bersiap-siap pulang. rasanya aku tidak bisa membuat koperku muat seperti saat aku pergi ke Klaten. Saat jam 12.00, kita semua berkumpul di halaman masjid untuk melaksanakan penutupan. lalu kita bersalam-salaman pada semua orangtua asuh di sana. Setelah itu, kami pergi ke stasiun Klaten menggunakan bus. lau kami menunggu sekitar 1 jam dan naik ke kereta. Aku duduk bersama Aza dan seorang nenek dengan tujuan yang sama. Saat sampai di stasiun Pasar Senen, kita menaiki bus lagi untuk sampai ke SMP Presiden. Orang tuaku baru menjemput jam 04.30. Aku sangat senang kartena sudah sampai di rumah.
